ramen

ramen

Jakarta – Ramen alias mi di tempat ini disajikan dengan cara sederhana, apa adanya. Pilihan isi dan toppingnya beragam. Kaldunya gurih semerbak, menguapkan cita rasa asli ramen Jepang. Slruupp… dihirup saat masih panas mengepul, tottemo oishii desu!

Setelah tempura dan sukiyaki, kini giliran ramen atau mi Jepang yang mulai digandrungi di Jakarta dan kota besar lainnya. Banyak bermunculan resto khusus ramen. Di tiap menu restoran Jepang selalu ada menu ramen. Maklum saja, karena ramen juga makanan favorit sejuta umat di Jepang.

Ramen sebutan bahasa Jepang untuk mi. Jenis mi Jepang yang lain adalah soba yang dibuat dari tepung buckwheat dan udon yang lebih besar dan kenyal.Meskipun diadaptasi dari Cina, mi Jepang disajikan dengan gaya asli Jepang.

Umumnya ramen disajikan dengan kuah bening, kuah diberi shoyu, atau kuah dengan miso. Isiannya bisa beragam, daging sukiyaki, daging ayam, tempura, seafood dan aneka jamur dan sayuran. Toppingnya bisa berupa nori, daun bawang, irisan daging panggang atau telur.

Saat memasuki Marutama RaMen langsung terasa nuansa Jepang yang kuat. Interior serba kayu dengan warna cokelat gelap, dan aneka hiasan dinding khas Jepang. Menu yang disajikan pun sederhana, khas resto ramen. Hanya ada 2 menu utama; ramen dan Marutama Nabe alias hotpot.

Hanya ada 4 pilihan ramen, Marutama Ramen/Karashi Ramen (berkuah ayam), Ebi Ramen (memakai udang), Aka Ramen (dengan 7 jenis kacang, kaldu ayam dan sedikit pedas) dan Tan Men ( berkuah ayam dengan topping sayuran).

Jika ingin topping lebih tersedia menu topping terpisah seperti tamago (telur rebus), aosa (rumput laut) negi (daun bawang), lemon dan kaedama (refill ramen). Karena kangen berat ramen asli Jepang maka Aka Ramen dan Ebi Ramen jadi pilihan saya buat memuaskan selera. Termasuk seporsi torikatsu buat pelengkapnya.

Aka Ra-men ( Rp. 65.000,00) langsung memikat saya karena kuahnya yang merah kecokelatan keruh dengan beberapa butir bakso yang menembul, taburan daun ketumbar dan rumput laut plus seiris lemon yang diselipkan di pinggir mangkuk. Wouw… aromanya gurih menggelitik hidung!

Benar saja kuahnya gurih karena memakai 7 jenis kacang yang digerus halus. Yang unik justru bola-bola ayam yang di dalamnya juga diberi kacang cincang. Ada rasa krenyes enak saat dikunyah. Setelah dikucuri air jeruk lemon, ditaburi cabai bubuk plus bawang putih goreng yang disediakan sebagai condiment di meja, kuahnya lebih merangsang rasanya. Gurih-gurih pedas sedikit asam!

Berbeda dengan Ebi Ramen (Rp. 69.000,00) yang saya pesan dengan topping tamago alias telur rebus kecokelatan, disajikan dengan topping irisan daun bawang, rumput laut dan biji wijen. Kuahnya lebih pekat rasa gurih kaldunya. Makin terasa enak setelah disuap dengan udang rebus yang gurih kenyal. Ramen alias minya berbentuk lidi halus dengan tekstur kenyal kenyal lembut.

O, ya torikatsu alias ayam goreng tepungnya disajikan dalam potongan kecil. Balutan tepungnya renyah garing dan terasa lebih enak setelah dikucuri sedikit air jeruk lemon. Kekuatan sajian ramen terletak pada kaldunya. Marutama Ramen cukup berhasil menonjolkan rasa ramen Jepang sejati. Sementara di resto lain ramen tampil dengan gaya populer dan fusion yang meriah.

Harga ramen yang ditawarkan seimbang dengan porsinya yang lumayan mengenyangkan. Sayapun masih sempat membilas rasa gurih di mulut dengan es krim bertopping edamame. Legit, dingin dengan rasa saus edamame yang kenyal unik!

Sekarang saya tahu tempat untuk melepas kangen ramen dengan rasa asli Jepang. Ke sini saya akan mampir kembali. Untuk menyegarkan tubuh dengan semangkuk ramen dengan menghirup kuahnya yang gurih. Slruuup…gochisosama desita!

Marutama RaMen
Mall Puri Indah lantai 2
Jakarta Barat
Telpon: 0215823193

detikfood.com
rajaresep.com

nitutycookies.com