Brownies Forest Kukus

Brownies Forest Kukus

Bahan:

125 gram Tepung Terigu protein sedang

25 gram Tepung Maizena

¼ sdt Baking Powder

25 gram Coklat Bubuk

10 butir Kuning Telur

5 butir Putih Telur

200 gram Gula Halus

¼ sdt Garam

1 sdt Cake Emulsifier

½ sdm Rhum

100 gram Mentega

25 gram Margarin

100 gram Coklat Masak Pekat

1 sdt Coklat Pasta

100 ml Sirup Kopi (untuk olesan)

Hiasan :

Butter Cream secukupnya

Coklat Masak Pekat, lelehkan

Ceri Hitam secukupnya

Coklat Hias secukupnya, serut kasar

Cara Membuat:

1. Tim Mentega bersama margarin, cokelat masak pekat dan cokelat pasta hingga leleh, angkat.

Tambahkan rhum, aduk rata, sisihkan.

2. Kocok semua telur bersama gula, garam dan cake emulsifier hingga lembut, lalu masukan tepung terigu yang telah dicampur dengan maizena, cokelat bubuk dan baking powder, aduk rata.

3. Terakhir masukkan cokelat yang telah di tim, aduk rata. Tuang adonan ke dalam Loyang bulat yang telah dioles margarin, lalu kukus selama 60 menit hingga matang, angkat dan dinginkan.

4. Belah cake menjadi 3 bagian, lalu setiap bagian dioles sirup kopi dan permukaannya dioles butter cream hingga rata. Tambahkan ceri hitam disetiap olesan butter cream.

5. Hias seluruh permukaan cake dengan butter cream, lalu siram cokelat leleh dan tambahkan cokelat hias ditengahnya.

6. Sajikan

Advertisements

Asal Mula BROWNIES KUKUS AMANDA

BROWNIES KUKUS AMANDA disebut oleh-oleh paling megang’ dari Bandung. Kue cokelat ini sejak beberapa tahun terakhir memang sangat ngetop. Rasanya, pulang dari Bandung tanpa brownies ini, seperti ada yang kurang. Siapa sangka, ketika memulai usaha dulu, kios brow­nies ini sempat terkena gusur.

KREATIWTAS MODIFIKASI RESEP
Kesuksesan brownies kukus Amanda ini mengagumkan. Bayangkan, dalam satu hari, lebih dari 1.000 loyang kue habis diserbu pembeli. Siapa menyangka, kue lezat ini merupakan hasil kreasi seorang ibu rumah tangga yang memodifikasi resep kue bolu kukus.

Berawal dari ketidakpuasan mencoba resep bolu kukus dari seo­rang adiknya, Hj. Sumiwiludjeng (67), pada akhir 1999, mulai mengutak-utik resep itu untuk mendapatkan rasa yang lebih enak. Bagi indra pengecap Sumi, lulusan Tata Boga IKIP Jakarta (kini Universitas Negeri Jakarta), rasa bolu cokelat itu kurang nendang’.

Memasak memang bukan sekadar hobi bagi Sumi. Istri pensiunan pegawai PT Pos Indonesia ini sejak dulu memanfaatkan kepandaian­nya memasak untuk menambah pemasukan keluarga, H. Sjukur Bc.AP (69). Sumi, dibantu putra sulungnya, Joko Ervianto (41), menerima pesanan kue dan makanan untuk arisan hingga pesta perkawinan. Namun, usaha ini masih bersifat industri rumahan.

“Ketika akhirnya menemukan formula yang pas untuk bolu ku­kus cokelat itu, katering kami mulai menawarkan kue itu kepada pelanggan,” tutur Atin Djukarniatin (41), istri Joko, yang ikut serta membesarkan toko kue ini.

Menurut Atin, ketika ditawarkan kepada konsumen katering­nya, kue cokelat itu langsung jadi favorit. Rupanya, tekstur lem­but dan paduan rasa cokelat yang mantap, membuat kue ini gampang disukai. “Banyak orang yang kemudian mulai memesan kue, yang dulu hanya disebut kue bolu cokelat saja,” tutur Atin. Joko, yang melihat potensi pasar kue itu, mengeluarkan kue tersebut dari daftar salah satu menu dalam katering, menjadi produk yang berdiri sendiri. “Akhirnya, agar lebih dikenal orang, kami men­cari nama jenis kue yang baru ini. Lalu, tercetuslah nama brownies kukus,” ujar Atin.

Mengapa brownies kukus? Menurut Atin, karena tekstur kue dan warnanya yang cokelat pekat ini mirip tekstur kue brownies. Selain itu, nama brownies kukus lebih mengena di telinga calon konsu­men sehingga mereka penasaran mencicipinya.

Setelah mendapatkan nama brownies kukus, awal tahun 2000 Joko dan Atin membuka sebuah kios kaki lima di kompleks pertokoan Metro, Margahayu, Bandung, untuk menjualnya. Meski disukai kon­sumen katering, ketika pertama kali ‘dijual bebas’, brownies kukus itu kurang menarik minat pembeli.”Orang yang lewat memang meno­leh dan penasaran dengan nama brownies kukus, namun tidak banyak yang membelinya,” ujar Atin.

Tak kurang akal, Atin lalu menjual kue itu dalam bentuk kue po­tong seharga Rp1.000 per potong. Dengan cara ini, ternyata bisa laku 150-250 potong atau 3-5 loyang ukuran 24 x 24 cm. Sayangnya, usaha yang baru berkembang ini tak bisa bertahan, karena pertokoan Metro terbakar.Akibatnya, kios brownies kukus pun ikut tergusur dan pindah ke J1. Tata Surya 11, yang masih terletak di kompleks yang sama. Anehnya, pindah lokasi di perumahan bukannya meredupkan rezeki, malah menjadi titik terang bisnis brownies kukus ini. Di sini, keuntungannya justru berlipat ganda.

Bisnis Keroyokan keluarga
Sukses menggaet pelanggan baru membuat Joko berpikir untuk memberi brand agar lebih komersial. “Kami lalu terpikir meng­hidupkan kembali CV (commanditaire vennootschap) Amanda, per­usahaan yang pernah dimiliki Ibu, ketika masih memiliki usaha kantin dan salon potong rambut,” tutur Atin. Tahun 2001, kue itu punya nama resmi, yaitu Brownies Kukus Amanda. Dalarn terminolo­gi Sumi, Amanda adalah akronim dari Anak Mantu Damai atau anak dan menantu harus selalu hidup rukun dan damai.

Joko, lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Bandung, juga menaruh nama Brownies Kukus Amanda pada kardus pembungkus, agar lebih profesional. Setelah itu, hanya mela­lui promosi darn mulut ke mulut, pamor kue ini melesat. Pembeli berdatangan dan rela antre, terutama menjelang Lebaran. Minat pembeli ini membuat mereka kewalahan. Maklum, mereka hanya menuliki 3 kompor yang masing-masing untuk mengu­kus satu loyang. Akhirnya, Joko bereksperimen. Dengan bantuan seorang tukang, is mendesain kukusan yang memuat 6 loyang untuk satu kali mengukus. Kocokan adonan pun dibuat khusus, sehingga bisa mengocok untuk 6 resep sekaligus.

Tahun 2002, mereka pindah ke Jl. Rancabolang No.2 di kawasan yang sama, karena toko yang lama sudah terasa sesak. “Toko yang sekaligus rumah produksi itu hanya berupa bangunan tripleks seluas 4×6 meter,” ujar Ann. Pada periode ini, Brownies Kukus Amanda sudah tenar sebagai oleh-oleh bagi warga Bandung yang hendak bepergian ke luar kota.

“Kami benar-benar stres karena tidak mampu memenuhi per­mintaan pembeli. Tidak jarang kami harus menghadapi kemarahan dan caci-maki calon pembeli, yang sudah jauh jauhdatang, tetapi tidak kebagian kue,” tutur Atin.

Masalah itu lagi-lagi diselesaikan Joko dengan mendesain kocokan untuk 20 resep dan kukusan superbesar yang bisa memuat 50 loyang. Tak lama kemudian, Joko juga berhasil mendesain kocokan untuk 300 resep. Setelah itu, permintaan akan Brownies Kukus Amanda jadi tidak terbendung lagi. Tak hanya di Bandung, namanya pun tenar jauh ke luar kota. Kue ini seolah menjadi oleh-oleh wajib bagi orang­orang yang berkunjung ke Bandung. Dalam sehari, meski mengaku tidak mengetahui jumlah pastinya, Atin menyebut angka seribu lebih kue habis terjual. Karyawannya pun kini sudah mencapai 200 orang.

Selain sukses mendongkrak penjualan, cita-cita Sumi yang tersu­rat dalam nama Amanda juga terkabul. Semua anak dan menantu pasangan Sumi dan Sjukur ikut mengelola bisnis ini dan semuanya hidup rukun. Joko yang menjabat sebagai direktur utama, meminta adik-adiknya, Andi Darmansyah dan Sugeng Cahyono, me­ngelola 4 cabang resmi yang ada di Bandung, yaitu di jl. Cikawao, Antapani, Hyper Square Pasir Kaliki, dan toko mobil di JI. Dago. “Hanya adik ipar saya yang bungsu, Rizka, masih belum tertarik terjun dalam bisnis ini,” ujar Atin.

Awal tahun 2004, pusat toko mereka pindah ke bangunan perma­nen dua lantai dan berhalaman lapang yang megah di JI Rancabolang No 29, Margahayu, Bandung. Andi dan Sugeng juga ditarik ke kantor pusat untuk memegang jabatan sebagai direktur keuangan dan direktur operasional. Sementara itu, pabrik pembuatan Brownies Kukus Amanda tetap di JI. Rancabolang 2. Tahun ini pun Amanda akan membuka cabang barn di Surabaya dan Bogor.

SUDAH DIPATENKAN
Walaupun awalnya hanya industri kecil dengan skala rumahan, Brow­nies Kukus Amanda kini dikelola dengan prinsip manajemen modern. Setidaknya, itu terlihat pada upaya untuk membuat pengembangan produk, antara lain adanya 4 rasa barn untuk mendampingi brownies kukus rasa orisinal, yaitu cheese cream, blueberry, tiramisu, dan choco mar­ble sebagai topping. Karena hanya topping, rasa kue orisinal tetap bisa dinikmati pada lapisan bawahnya. Harga Brownies Kukus Amanda kini antara Rp19.500 hingga Rp29.000.

Pengembangan rasa baru ini, kata Atin, sebagai upaya untuk pe­nyegaran dan memberi rasa alternatif pada pelanggan. Empat rasa itu didapat CV Amanda sebagai hasil kerja sama dengan Akademi Pariwisata NHI (National Hotel Institute) Bandung. Meski begitu, Sumi masih menjadi konsultan untuk soal kelayakan rasa barn itu, sebelum dilempar ke pasaran.

Brownies Kukus Amanda ini sudah dipatenkan, \.meski Atin mengakui, soal hak paten di Indonesia masih belum punya `gigi’. Atin melihat, banyak pengekor kesuksesan Amanda ramai-ramai mengeluarkan produk bernama brownies kukus.

Hal lain yang membuat manajemen Amanda gemas adalah banyaknya penjual Brownies Kukus Amanda ‘liar’ di pinggir jalan seantero Bandung. “Memang, mereka membeli putus dari kami  untuk dijual lagi. Tapi, kami tetap dirugikan,

karena tidak bisa mengontrol kualitasnya,” ujar Atin. Ia bercerita, pihaknya sering menerima pengaduan konsumen, yang mendapatkan kue tidak layak makan.”Karena itu, kami mengimbau agar membeli di toko resmi saja,

Untuk mengatasi hal tersebut, CV Amanda kembali meminta polisi untuk melakukan razia.Ternyata, hanya berhenti sementara. Setelah itu, penjual pinggir jalan itu kembali lagi. “Kami pun akhirnya menyerah. Anggap saja kami berbagi rezeki dengan orang lain,” kata Atin, tersenyum.

Beefsteak Bawang Mayones

Bahan:
2 potong @150 g sirloin steak
2 sdm mentega
Bumbu Perendam, aduk rata:
2 sdm saus BBQ
1 siung bawang putih, parut
1 sdt kecap asin
1/2 sdt merica hitam bubuk
1/2 sdt garam
Topping:
1 siung bawang putih, cincang
20 g bawang Bombay, cincang
2 sdt kucai cincang
50 ml mayones botolan

Cara membuat:

# Tusuki potongan steak dengan garpu. Lumuri dengan Bumbu Perendam hingga rata. Diamkana selama 30 menit.
# Panaskan mentega dalam wajan berdasar tebal. Masak steak hingga kecokelatan dan matang kedua sisinya. Angkat.
# Topping : Tumis bawang putih dan bawang Bombay hingga agak kering. Angkat, tiriskan.
# Taruh potongan steak di piring saji, beri bawang tumis, kucai dan mayones.
# Sajikan segera.

Untuk 2 orang

source: resep.web.id

Beef Steak Saus Tomat

Beef Steak Saus Tomat



Bahan:

2 potong @ 150 g daging sirloin sapi
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt garam
1 sdm mentega
Saus, masak jadi satu:
1 siung bawang putih, parut
4 sdm saus tomat
1 sdt tomat pasta
1 sdm saus BBQ
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
1 sdt garam

Cara membuat:
# Taburi potongan daging dengan merica dan garam hingga rata.
# Panaskan mentega di wajan datar berdasar tebal. Masukkan potongan daging, masak hingga kedua sisinya berubah warna.
# Ambil sedikit Saus, oleskan pada daging dan masak kembali hingga kedua sisinya matang dan bumbu meresap. Angkat.
# Sajikan dengan Saus dan setup sayuran.

Untuk 2 orang

source: resep.web.id

Steak Lada Hitam

Steak Lada Hitam

Membuat steak lezat ala hotel ternyata tidak sulit. Asal pemilihan daging benar, teknik pengolahan yang tepat serta bumbu-bumbu yang pas, steak buatan sendiripun akan selezat menu restoran. Berikut resep steak lada hitam, cita rasa seteak ini istimewa karena sentuhan lada hitam yang pedas.

Bahan:

800 g daging sapi has dalam/sirloin

1 sdt lada hitam, haluskan

1 sdm kecap asin

2 sdm mentega

Saus Steak:

150 ml kaldu sapi

2 sdm susu tawar cair

2 sdm saus BBQ

1 sdm saus tomat

½ sdt gula pasir

1 sdt tepung terigu

½ sdt pala bubuk

40 sdm bawang Bombay cincang

1 sdt bubuk lada hitam

1 sdm mentega/margarin

1 sdt garam halus

Setup Sayuran: Rebus kemudian tumis dengan sedikit margarine, lada dan garam:

100 g wortel, potong dadu

100 g buncis, potong dadu

Cara Membuat:

1. Potong daging melawan serat dengan masing-masing seberat 250 g. Rendam di dalam larutan kecap asin, lada dan garam. Biarkan bumbu meresap selama 30 menit.
2. Panaskan mentega dalam wajan datar anti lengket. Goreng seteak sambil dibolak-balik hingga matang. Angkat. Sajikan panas dengan setup sayuran dan saus pelengkap.
3. Saus: panaskan mentega, tumis bawang Bombay hingga harum. Tambahkan tepung terigu, aduk rata. Tuang kaldu dan bahan saus lainnya. Masak sambil terus diaduk hingga mendidih dan tekstur saus mengental. Angkat.
4. Penyajian: Atur potongan steak di dalam pinggan saji, siram dengan saus steak dan sajikan dengan setup sayuran.

Untuk 4 Porsi

Tips Mengolah Steak

Agar hasil steak maksimal, perhatikan tip berikut;

1. Apapun dagingnya usahakan memotong dengan cara melawan urat/serat agar daging tidak liat.

2. Jika steak disajikan dalam bentuk potongan besar, rendam dalam bumbu lebih lama agar bumbu meresap dan beri pengempuk daging (serbuk papain) agar tekstur daging tidak liat.

3. Pilih daging bagian terlunak seperti sirloin atau topside untuk hasil steak maksimal. Pilih daging impor karena lebih empuk.

4. Jangan pernah memasak steak terlalu lama karena tekstur daging justru akan liat karena kehilangan cairan. Rasa manis dan tekstur yang juicy khas daging juga berkurang jika Anda memasak terlalu lama.

5. Jika daging disimpan di dalam freezer, Layukan selama semalam di dalam kulkas agar daging lebih empuk dan mudah diolah.

6. Tingkat kematangan steak ada beberapa macam, seperti:
• Very Rare : untuk 225 gr daging dimasak 1 menit setiap sisinya. Pada tingkat ini, bagian luar daging berubah warna, sedangkan dalamnya masih mentah.
• Rare : untuk setiap 225 gr daging, dimasak 2 menit setiap sisinya. Warna permukaan merah muda, sedang dalamnya mentah dan berdarah.
• Medium: untuk 225 gr daging dimasak 3-4 menit setiap sisinya. Bagian luar berwarna kecoklatan, dalamnya merah muda hampir matang.
• Well done : untuk 225 gr daging dimasak 5 menit setiap sisinya. Daging matang, Untuk penggemar steak tingkat kematangan ini tidak desarankan sebab daging kehilangan gurihnya.

Resep Beef Steak Saus Merica

Resep Beef Steak Saus Merica

Bahan:
2 potong @200 g daging sapi sirloin
1/2 sdt merica bubuk
1 sdm minyak zaitun
2 sdm mentega

Saus:
1 sdm mentega
30 g bawang Bombay, cincang
1 sdm tepung terigu
250 ml susu segar
1 sdt merica hitam butiran, memarkan
1 sdt garam
2 sdm krim kental

Cara membuat:
# Lumuri tiap potongan daging dengan merica dan minyak.
# Panaskan mentega dalam wajan berdasar tebal hingga leleh.
# Masak tiap potong daging hingga kedua sisinya kecokelatan dan matang sesuai selera. Angkat.
# Saus: Panaskan mentega hingga leleh. Tumis bawang Bombay hingga layu.
# Taburi tepung terigu, aduk rata.
# Tuangi susu, aduk hingga mendidih.
# Bubuhi merica dan garam. Aduk hingga kental.
# Beri krim, aduk rata.
# Sajikan steak dengan Sausnya dan setup sayuran.

Untuk 2 orang

Resep Chicken Steak with White Wine Sauce

Resep Chicken  Steak with White Wine Sauce

Bahan-bahan:

2sdm olive oil
4 potong steak dada ayam atau pork
125ml white wine
125ml kaldu ayam (kalo gue pakenya kaldu sayur)
50gr butter
2 sdt parsley cincang

Cara membuat:

Panaskan olive oil, lalu masukkan daging steak, bolak balik sampai kecoklatan, angkat, sisihkan
Masukkan white wine ke pan yang sama yang tadi buat goreng steak, stir sampai mendidih
Masukkan kaldu ke didihan white wine, stir lagi sampai mendidih
Masukkan butter ke campuran white wine – kaldu, stir sampai butter meleleh
Masukkan parsley cincang, aduk sebentar, angkat, tuang diatas daging steak
Sajikan dengan kentang kukus dan sayuran sesuai selera

Barbequed Marinated Flank Steak

Barbequed Marinated Flank Steak


INGREDIENTS

1/4 cup soy sauce
3 tablespoons honey
2 tablespoons distilled white vinegar
1/2 teaspoon ground ginger
1/2 teaspoon garlic powder
1/2 cup vegetable oil
1 1/2 pounds flank steak

DIRECTIONS

In a blender, combine the soy sauce, honey, vinegar, ginger, garlic powder, and vegetable oil.

Lay steak in a shallow glass or ceramic dish. Pierce both sides of the steak with a sharp fork. Pour marinade over steak, then turn and coat the other side. Cover, and refrigerate 8 hours, or overnight.

Preheat grill for high heat.

Place grate on highest level, and brush lightly with oil. Place steaks on the grill, and discard marinade. Grill steak for 10 minutes, turning once, or to desired doneness.

Rib Eye Steaks with a Soy

Rib Eye Steaks with a Soy and Ginger Marinade


INGREDIENTS

1/2 cup soy sauce
1/4 cup real maple syrup
6 cloves garlic, minced
1 tablespoon grated fresh ginger
1 teaspoon mustard powder
1/2 teaspoon sesame oil
1/4 teaspoon hot pepper sauce
1/2 cup beer
4 (10 ounce) beef rib eye steaks

DIRECTIONS

In a medium size mixing bowl, combine soy sauce, pancake syrup, chopped garlic, grated ginger root, sesame oil, Tabasco sauce, and mix well to blend. Now add beer and stir lightly to mix.

Prepare steaks by scoring any fatty outside areas on steak with a knife, (this prevents the steaks from curling when barbecuing). Place steaks in a casserole dish and pour marinade over. Using a fork, punch holes in steaks so that the marinade penetrates into the steaks. Turn steaks over and repeat punching holes.

Cover with clear wrap or foil and let marinate in the refrigerator for at least 1 hour or longer. You can also refrigerate and marinate overnight.

Prepare and preheat barbecue to high heat. Place steaks directly on grill and sear one side for about 15 seconds. Turn steaks over and cook for about 5 minutes, then turn over and cook for another 5 minutes for medium-rare, depending on thickness. Test for doneness by cutting into the middle of the steak.

Salisbury Steak

Salisbury Steak


INGREDIENTS

2/3 cup canned lower-sodium, fat-free beef broth
2 teaspoons tomato paste
3/4 teaspoon all-purpose flour
1/2 teaspoon Dijon mustard
1 pound lean ground beef
2 tablespoons minced flat-leaf parsley
1 tablespoon minced onion
2 teaspoons Worcestershire sauce
1/4 teaspoon kosher salt
1/8 teaspoon coarse ground black pepper
2 teaspoons canola oil
Chopped parsley

DIRECTIONS

In a small bowl, whisk broth, tomato paste, flour and mustard.

In another bowl combine beef, parsley, onion, Worcestershire sauce, salt and pepper. Shape into four 1/2-inch thick ovals. In a large nonstick skillet, heat oil over medium-high heat. Add beef and cook 7 minutes, turning occasionally, or until desired degree of doneness. Remove to serving plates.

Add broth mixture to pan; cook and stir until lightly thickened (reduced to about 1/2 cup). Spoon over beef and sprinkle with chopped parsley. Serves 4.